Top 3 Tekno Berita Kemarin, Sabtu 20 Agustus 2022, dimulai dari artikel mengenai penjelasan ilmiah mengapa kucing sering mengeong ke manusia.

Disebutkan kalau kucing bertemu dengan satu sama lain, mereka terlihat jarang menggunakan suara mengeong untuk berkomunikasi.

Lalu, terpopuler kedua, berita lepas liar harimau sumatera bernama Lhokbe di Taman Nasional Gunung Leuser.

Sebelum diperangkap dan dievakuasi ke taman nasional itu, Lhokbe disebutkan sering terlihat dan menimbulkan ‘interaksi negatif’ di beberapa tempat di Kabupaten Aceh Selatan.

Lalu, berita Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI) yang meminta tenaga pendidik di lingkungan sekolah terus mengingatkan dan memberi contoh kepada siswanya untuk memakai masker saat menjalani pembelajaran tatap muka (PTM).

Pemakaian masker yang baik dan benar merupakan salah satu upaya mengurangi risiko terpapar Covid-19 di tengah pandemi yang masih berlangsung.

Berikut adalah Top 3 Tekno Berita Kemarin, Sabtu 20 Agustus 2022, selengkapnya, Ketika kucing bertemu dengan satu sama lain, mereka terlihat jarang menggunakan suara mengeong untuk berkomunikasi.

Di sisi lain, kucing justru sering mengeong ke manusia dengan nada khasnya yang berbeda-beda.

Bagaimana penjelasan ilmiahnya? Dalam buku The Domestic Cat: The Biology of Its Behavior (2000), John Bradshaw dan Charlotte Cameroon-Beaumont menuliskan, sebelum kucing tinggal bersama manusia, hampir 10.000 tahun yang lalu sikap mereka adalah penyendiri.

Karena kucing jarang bertemu dengan kawanannya, mereka tidak memerlukan suara untuk berkomunikasi.

Alih-alih dengan suara ngeongan, kucing liar jaman dulu justru menggunakan indera penciuman mereka.

Misalnya yakni dengan mengencingi benda-benda tertentu seperti pohon.

Karena itu, kucing tidak memerlukan komunikasi tatap muka untuk saling berkomunikasi alias cukup dengan indera penciumannya saja.

Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Aceh melepasliarkan seekor harimau sumatera (Panthera tigris sumatrae) ke habitat alaminya di Taman Nasional Gunung Leuser.

Lhokbe, nama yang diberikan kepada harimau itu, berjenis kelamin jantan dengan usia berkisar empat hingga lima tahun “Sebelumnya, harimau tersebut masuk kandang tangkapan di kawasan Desa Lhok Bengkuang, Kecamatan Tapaktuan, Kabupaten Aceh Selatan,” kata Kepala BKSDA Aceh, Agus Arianto, di Banda Aceh, Jumat.

Sebelum diperangkap dan dievakuasi ke Taman Nasional Gunung Leuser, Lhokbe sering terlihat dan menimbulkan ‘interaksi negatif’ di beberapa tempat Kabupaten Aceh Selatan.

“Sehingga harus diselamatkan demi keamanan serta keselamatan manusia maupun satwa tersebut,” kata Agus menambahkan.

Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI) meminta tenaga pendidik di lingkungan sekolah terus mengingatkan dan memberi contoh kepada siswanya untuk memakai masker saat menjalani pembelajaran tatap muka (PTM).

Pemakaian masker yang baik dan benar merupakan salah satu upaya mengurangi risiko terpapar Covid-19 di tengah pandemi yang masih berlangsung.

“Gunakan masker secara tepat, harus sampai menutupi dagu, kami rekomendasikan adalah masker medis yang menutup hidung dan mulut,” ujar Ketua Satgas Covid-19 IDAI, Yogi Prawira, dalam media briefing daring tentang Evaluasi PTM, Jumat 19 Agustus 2022.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *